JAKARTA, AC – Sekretaris Jenderal Prabowo Gibran Experience (PGX) Indonesia, Faisal Azani menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menegaskan keberpihakan pada produk petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah, khususnya dalam pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Faisal Azani menilai langkah tersebut sebagai kebijakan strategis yang tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal di berbagai daerah.
“Komitmen Kepala BGN untuk mengutamakan produk petani dan UMKM lokal dalam pelaksanaan SPPG adalah langkah konkret yang patut diapresiasi. Ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo–Gibran yang menekankan kemandirian pangan dan penguatan ekonomi rakyat,” ujar Faisal Azani dalam keterangannya, Jumat (30 Januari 2026).
Menurutnya, keterlibatan petani dan UMKM daerah dalam rantai pasok SPPG akan menciptakan efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan pendapatan petani, terbukanya lapangan kerja, hingga perputaran ekonomi di tingkat desa dan kecamatan.
PGX Indonesia juga mendorong agar implementasi kebijakan tersebut dilakukan secara transparan dan merata, sehingga pelaku UMKM kecil benar-benar mendapat akses dan tidak kalah bersaing dengan pelaku usaha besar.
“Kami berharap BGN memastikan mekanisme pengadaan yang berpihak pada UMKM lokal, termasuk pendampingan, standarisasi produk, dan kepastian serapan hasil produksi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Faisal Azani menegaskan PGX Indonesia siap bersinergi dan mengawal program SPPG agar berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Program pemenuhan gizi seharusnya tidak hanya bicara soal kesehatan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat. Inilah semangat yang terus kami dorong,” pungkasnya.(R)











