BANDA ACEH – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST membuka musyawarah provinsi (Musprov) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Aceh yang berlangsung, Jumat 6 Februari 2026 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Irwansyah menekankan pentingnya pemerintah level provinsi hingga kabupaten/kota untuk melibatkan arsitek, dalam proses pembangunan kota dan Aceh.
“Apalagi pascabencana ini, maka peran ini harus benar-benar dimaksimalkan,”ujar Irwansyah.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara Pemerintah Aceh dengan IAI, dalam hal rehab-rekon Aceh pascabencana perlu dikuatkan.
Sehingga keterlibatan arsitek melalui karya, desain, dan ide-ide dapat digunakan oleh pemrintah dalam menata dan membangun kembali Aceh.
“Misalnya konsep hunian. Jika arsitek memiliki ide dan desain hunian yang layak, serta sesuai untuk daerah yang rawan bencana, tentu hal tersebut dapat diterapkan,”ungkap Irwansyah.
Begitu pula dengan konsep hunian yang tahan atau adaptif terhadap kondisi daerah yang rawan banjir. Tentu, katanya, para arsitek dapat memberikan gambaran dan masukan kepada pemerintah.
“Ide-ide seperti ini dapat disumbangkan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang saat ini sedang berjalan, khususnya dalam pembangunan hunian tetap,”tambahnya. [Adv].











