Guru Pondok Pesantren Insan Qur’ani Nurussalam Jadi Imam Tarawih di Ipoh–Penang, Malaysia

ACEH, AC – Sosok guru muda dari Pondok Pesantren Insan Qur’ani Nurussalam, Muhammad Iqbal, S.Pd mendapat kepercayaan istimewa untuk menjadi imam salat Tarawih di wilayah Ipoh–Penang, Malaysia pada bulan suci Ramadan 2026.

Kepercayaan tersebut menjadi bukti pengakuan atas kapasitas keilmuan, integritas akhlak, serta kualitas bacaan Al-Qur’an yang dimiliki Muhammad Iqbal. Selama ini, ia dikenal sebagai pendidik yang konsisten membina para santri, khususnya dalam bidang tahfiz Al-Qur’an dan pendidikan keislaman di Pondok Pesantren Insan Qur’ani Nurussalam.

Pimpinan pondok pesantren menyampaikan bahwa penunjukan Muhammad Iqbal sebagai imam Tarawih di luar negeri merupakan sebuah kebanggaan besar, tidak hanya bagi lembaga pesantren, tetapi juga bagi dunia pendidikan Islam di Aceh. Hal tersebut menunjukkan bahwa tenaga pendidik pesantren memiliki kualitas dan kompetensi yang mampu bersaing serta dipercaya hingga tingkat internasional.

“Ini adalah amanah besar sekaligus bagian dari dakwah Islam lintas negara. Kami berharap beliau dapat menjadi teladan serta membawa nama baik pesantren dan daerah,” ujar salah satu perwakilan Pondok Pesantren Insan Qur’ani Nurussalam.

Selama berada di Malaysia, Muhammad Iqbal, S.Pd dijadwalkan memimpin salat Tarawih, menyampaikan tausiah keagamaan, serta menjalin silaturahmi dengan komunitas Muslim setempat.

Keberangkatan ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah antarnegara serta menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kualitas ilmu, akhlak, dan peran dakwah di tengah masyarakat.(R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *