Foto: dok. Kominfo Banda Aceh
Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di rumah sakit milik Pemerintah Kota Banda Aceh yang diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa RSUD Meuraxa memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan sekaligus representasi kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, berkualitas, dan berkeadilan. Ia menyebut masyarakat datang ke rumah sakit dengan harapan memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan penuh kepedulian.
“Kami ingin melihat RSUD Meuraxa terus berkembang sebagai rumah sakit yang unggul dalam pelayanan, kuat dalam tata kelola, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Illiza, 3 Agustus 2026.
Ia menambahkan, peningkatan kecepatan pelayanan, pemangkasan waktu tunggu pasien, keselamatan pasien, optimalisasi teknologi informasi, hingga kepuasan masyarakat harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di RSUD Meuraxa.
Illiza juga meminta direktur yang baru dapat membangun budaya kerja yang profesional, memperkuat kolaborasi seluruh tenaga kesehatan, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil bermuara pada peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
“Masyarakat mungkin tidak mengenal siapa yang memimpin rumah sakit ini. Namun mereka akan selalu mengingat bagaimana mereka dilayani ketika sedang berada dalam kondisi yang paling membutuhkan pertolongan,” ujarnya. [].







