Aceh Connect | Lhokseumawe – Harga emas dunia kembali mencetak rekor baru, menembus USD 3.613 per ons pada pukul 15.20 WIB hari ini. Lonjakan ini menunjukkan kenaikan signifikan dibanding sesi sebelumnya, memperkuat tren bullish yang telah berlangsung sejak awal pekan.
Menurut data pasar global, harga emas spot tercatat USD 3.612,61 per ons, naik sekitar USD 25,85 dari sesi perdagangan sebelumnya. Jika dikonversi ke rupiah, dengan kurs dolar saat ini, harga emas setara dengan Rp 59.266.962 per ons atau Rp 1.894.987 per gram. Senin sore, 8 September 2025.
Faktor Pendorong Kenaikan
1. Data Ketenagakerjaan AS Lemah: Laporan terbaru menunjukkan penurunan signifikan dalam angka pengangguran, meningkatkan spekulasi bahwa The Federal Reserve mungkin menurunkan suku bunga untuk merangsang ekonomi.
2. Permintaan Safe-Haven Meningkat: Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global membuat investor mencari perlindungan melalui emas.
3. Ekspektasi Pelonggaran Moneter: Optimisme pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar menambah daya tarik emas sebagai aset investasi.
Proyeksi dan Dampak
Para analis memprediksi harga emas bisa terus menguat, dengan proyeksi mencapai USD 4.000–5.000 per ons dalam beberapa bulan ke depan, tergantung perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter AS. Di Indonesia, harga emas Antam per gram saat ini berada di Rp 2.060.000, mencerminkan pengaruh tren global terhadap pasar lokal.
Investor disarankan untuk tetap memantau pergerakan pasar dan kebijakan ekonomi global yang dapat memengaruhi harga emas dalam waktu dekat. [Zul]











