Foto : Ilustrasi, ac. (1/9).
Acehconnect.com | Banda Aceh. — Janji Prabowo Gibran untuk mewujudkan 3 juta rumah, yang kemudian dipecah menjadi 2 juta rumah di desa dan 1 juta appartement di kota. Dengan cara menjadikan kementerian tersendiri, untuk urusan Perumahan dan Permukiman di seluruh Indonesia.
Sama halnya di Aceh saat ini Perkim masih tunduk di bawah PUPR dan di bantu dengan program kementerian (APBN), namun persoalan rumah layak huni belum juga tuntas. Dengan akan dibentuk kementerian tersendiri, persoalan perumahan dan permukiman diharapkan mampu membentuk masyarakat menengah baru.
Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto dikabarkan akan membentuk dua instansi baru, yaitu Kementerian by Perumahan dan Badan Penerimaan Negara.
Hal itu diungkapkan langsung oleh adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo. Ia bilang, nantinya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan dipecah, sehingga Kementerian PU dan Kementerian Perumahan akan berdiri masing-masing.
“Pak Prabowo sudah setuju kita akan mendirikan Kementerian Perumahan seperti dulu,” ujar Hashim dalam acara APEC BAC Indonesia: Optimisme Dunia Usaha dalam Bermitra dan Menyongsong Pemerintahan Prabowo-Gibran, di Hutan Kota Plataran, GBK, Senayan, Jakarta, dikutip Detikcom, Minggu (1/9/2024).
Menurut Hashim pembentukan Kementerian Perumahan sebagai komitmen Prabowo-Gibran untuk menggenjot perumahan. Selain itu untuk menopang program 3 juta rumah Prabowo-Gibran.
Program ini terdiri atas pembangunan 2 juta unit rumah di pedesaan dan 1 juta unit apartemen di perkotaan. “Kita akan membangun setiap tahun 2 juta unit rumah di pedesaan. Konstruksinya dipercayakan kepada UMKM Koperasi dan BUMDes. Perusahaan kontraktor konglomerat dilarang untuk masuk ke bidang ini!,” ujarnya.
Hashim mengatakan, langkah ini diharapkan dapat mendorong pengembangan UMKM di daerah, sekaligus menciptakan middle class atau kelas menengah baru. Hal ini juga sebagai salah satu langkah dalam merespons jumlah kelas menengah RI yang berkurang drastis. [*].











