Kereta KRL dan Argo Bromo Tabrakan, 7 Meninggal 44 Terluka

KRL, foto: tangkapan layar.

Bekasi — Kabar duka datang dari Jakarta, musibah tabrakan kereta terjadi lagi. Dari informasi yang dihimpun sejak pukul 07.00 pagi ini, korban meninggal umumnya karena lokomotif Argo Bromo Anggrek masuk dalam gerbong KRL. Peristiwa ini terjadi kemarin malam, Senin 27 April 2026.

Sampai pukul 08.00 pagi ini (28/4), korban meninggal langsung ditempat sebanyak 5 orang dan yang terjepit 2 orang di evakuasi pagi ini dan dinyatakan meninggal dunia. Dari korban luka sebanyak 44 orang telah dievakuasi ke beberapa RS yang ada di Bekasi Timur Jawa Barat.

Informasi sementara yang dihimpun dari berbagai sumber, salah satu taksi menerobos masuk perlintasan dan mogok. Sehingga KRL dari Bekasi yang menuju Jakarta berhenti menunggu evakuasi taksi tersebut, sementara dari arah belakang datang Argo Bromo langsung menabrak KRL yang penuh dengan penumpang.

Bahkan kereta cepat Argo Bromo Anggrek yang melaju hingga lokonya masuk ke dalam gerbong KRL, sehingga banyak korban yang terjepit antara Lokomotif Argo dan KRL. Selain di gerbong KRL di depannya, juga banyak korban luka dan semua telah dievakuasi.

Informasi saat berita ini akan tayang pada pukul 08.30, ada tambahan informasi bahwa, korban luka bertambah hinggal 81 orang. Dan loko dari Argo Bromo yang sempat masuk dalam gerbong KRL telah ditarik keluar. Sementara evakuasi terus dilanjutkan, karena setelah pagi mulai terang ternyata masih ada korban yang terjepit di KRL Selain baru saja ditemukan 1 lagi  jenazah, meninggal dunia. [].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *