Aceh Connect | Lhokseumawe – Jalan Samudra sepanjang lebih dari satu kilometer kini menjadi salah satu jalur dengan tingkat kemacetan paling parah di Kota Lhokseumawe. Pada jam-jam sibuk, terutama saat anak-anak pulang sekolah, ruas jalan ini berubah menjadi titik padat kendaraan. Tidak heran, karena di sepanjang jalur tersebut berdiri beberapa Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, sejumlah perkantoran pemerintah, hingga dua rumah sakit besar yang membuat arus lalu lintas semakin sesak.
Seorang pengamat transportasi menyebutkan, pada jam-jam tertentu, untuk menempuh jarak hanya satu kilometer saja pengendara bisa menghabiskan waktu antara 20 hingga 25 menit. Faktor lain yang memperparah kemacetan adalah banyaknya pedagang yang berjualan di bahu jalan dengan berbagai jenis dagangan, sehingga mempersempit ruang kendaraan yang melintas.
“Jika pola ini terus dibiarkan, maka Jalan Samudra akan selalu menjadi langganan macet setiap harinya. Pemerintah Kota, khususnya Dinas Perhubungan, sebaiknya mempertimbangkan penerapan sistem satu arah pada jam-jam sibuk. Langkah ini mungkin bisa menjadi solusi agar arus lalu lintas terasa lebih lancar,” ujarnya.
Masyarakat berharap adanya penataan serius dari pemerintah, karena Jalan Samudra bukan hanya jalur pendidikan dan pelayanan publik, tetapi juga urat nadi aktivitas ekonomi warga Kota Lhokseumawe. [ZH].











