ACEH CONNECT | LHOKSEUMAWE —Sebagai mahasiswa Magister Konseling dan lulusan pendidikan, Nuzulul Azmi menegaskan kecamannya terhadap segala bentuk penindasan dan pelecehan terhadap Profesi Guru. Guru bukan profesi rendahan, melainkan pilar utama yang memegang peranan penting sebagai fasilitator perkembangan karakter dan ilmu pengetahuan generasi muda.
Profesi guru merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi masa depan. Nuzulul Azmi menegaskan bahwa guru bukanlah profesi yang boleh diperlakukan secara semena-mena dalam penegakan hukum maupun dalam dinamika pengelolaan perilaku siswa.
Guru adalah salah satu Profesi yang paling mulia, Bukan sebuah profesi rendahan yang bisa diperlakukan tanpa mempertimbangkan fungsi. tegas Nuzulul
Dalam perspektif konseling, guru memiliki tanggung jawab yang sangat strategis bukan sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga membimbing perkembangan psikologis dan sosial siswa. Interaksi guru dengan siswa harus dibangun atas dasar keterbukaan, support, dan empati yang menjadi fondasi tumbuh kembang anak secara optimal.
Penindasan terhadap guru dalam segala hal, tidak hanya mencederai profesi guru, tetapi juga merusak sistem pendidikan secara keseluruhan. Hal ini berpotensi menurunkan motivasi guru sehingga berdampak pada kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter siswa.
Peran konseling sekolah sangat penting dalam menguatkan hubungan guru dan siswa serta membantu mengatasi permasalahan yang muncul di lingkungan pendidikan secara sehat. Dalam memarahi siswa yang berbuat salah pun harus dilakukan secara bijaksana. Guru yang bijak akan mengedepankan komunikasi yang positif, bukan menimbulkan trauma atau rasa takut yang dapat menghambat perkembangan psikologis siswa.
Akan tetapi dibalik itu semua Nuzulul menyebut bahwa setiap guru juga memungkinkan untuk melakukan kesalahan, “jika memang seorang guru melakukan kesalahan dalam mendidik maka juga harus ditindak, karena memelihara guru yang bermasalah juga akan berpengaruh buruk terhadap siswa dan lingkungan pendidikan kedepan”.ucap Nuzulul
Nuzulul menutup dengan, “Kita sampai diposisi yang membanggakan ini tidak terlepas dari peran guru, sosok yang sangat berjasa dalam hidup setiap orang, sosok yang telah memberikan seluruh ilmu yang dimiliki demi masa depan kita, maka dari itu, mari kita sama-sama menghargai dan melindungi Guru-guru kita dari setiap orang yang ingin merendahkannya. Ungkap Nuzulul. [MT].











