ACEH CONNECT | ACEH BESAR – Solidaritas Perempuan Aceh berhasil membentuk Forum Perempuan Pemimpin Akar Rumput dalam kegiatan selama dua hari (21-22 Juni 2025) yang berlangsung di Orion Hall, Aceh Besar. Pembentukan forum ini merupakan puncak dari proses pengorganisasian selama dua tahun terakhir (2024-2025) di 15 gampong di wilayah pengorganisasian Solidaritas Perempuan Aceh.
Lebih dari 240 perempuan akar rumput dan 20 perempuan pemimpin telah dilibatkan dalam peningkatan kapasitas, pemahaman, serta keterampilan guna mendorong perubahan positif di tingkat individu maupun komunitas. Kelima belas gampong yang terlibat antara lain Meunasah Bak U, Pulot, Deah Mamplam, Naga Umbang, Meunasah Lambaro, Meunasah Mesjid, Meunasah Cut, Meunasah Moncut, Lambaro Seubun, Lambadeuk, Meunasah Baro, Seumeureung, Weubada, Meureu Uleetiti, dan Peunayong.
Forum yang dinamai “Forum Perempuan Hebat” ini dibentuk sebagai ruang bersama yang mengakomodasi aspirasi perempuan dan memperkuat kepemimpinan mereka dalam advokasi berkelanjutan. Selain menjadi penghubung, forum ini bertujuan menjadi penggerak perubahan dan tempat lahirnya pemimpin perempuan baru di tingkat akar rumput.
Pada akhir kegiatan, terpilih pengurus forum yang terdiri dari Ida Nuraini (Gampong Peunayong), Murni Basri (Gampong Meunasah Baro), dan Umi Kalsum (Gampong Meunasah Lambaro). Ketiganya akan menyusun perencanaan kerja dan mengkoordinasikan kebutuhan di wilayah masing-masing, termasuk mempersiapkan audiensi dengan Bupati Aceh Besar untuk membahas isu kekerasan terhadap perempuan dan penetapan status hutan Lampuuk sebagai hutan lindung, yang menjadi sorotan terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
Yeni Hartini, Koordinator Program Solidaritas Perempuan Aceh, menyampaikan harapannya agar Forum Perempuan Hebat menjadi wadah kuat bagi perempuan pemimpin akar rumput untuk bergerak bersama dalam mengadvokasi situasi perempuan dan memperjuangkan hak-hak mereka secara kolektif.
Kalau kamu mau, aku juga bisa bantu buat versi yang lebih singkat atau dengan gaya bahasa yang lebih formal atau santai, tinggal bilang ya. Pungkas Yeni, Minggu 22 Juni 2025. [Ril-MY].











