Edi Yuhermansyah, SHI, LLM., Ketua Prodi HTN dan Husni A. Jalil, MA., Sekretaris Prodi HTN (Foto Edt: Ag-Ac.com)
Acehconnect.com | Banda Aceh – Sepuluh mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, berhasil menyelesaikan studi tanpa melalui proses penulisan skripsi. Kelulusan tersebut merupakan hasil dari kebijakan kampus yang memberikan alternatif tugas akhir selain skripsi, seperti penulisan jurnal atau partisipasi dalam penelitian dosen.
Menurut Sekretaris Prodi HTN, Husni A. Jalil, MA., dari sepuluh mahasiswa itu, tujuh di antaranya memilih untuk membuat jurnal sebagai syarat kelulusan. “Sedangkan tiga mahasiswa lainnya memilih untuk terlibat langsung dalam penelitian dosen sebagai pengganti skripsi,” ujarnya kepada Acehconnect.com, Selasa, 11 Februari 2024 sore.
Adapun nama-nama dari tujuh mahasiswa yang memilih untuk membuat jurnal, adalah: Sri Anggraini Wibowo (NIM: 210105076), Muhammad Dathur Rizky (NIM: 210105043), Marina (NIM: 210105007), Ebi Purnama (NIM: 200105081), Firda Ningsih (NIM: 200105053), Indah Permata Sari (NIM: 210105091), dan Husnatul Faj’riyah Surbakti (NIM: 210105010). Jurnal-jurnal yang mereka hasilkan diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan ilmu hukum tata negara.
Sedangkan tiga mahasiswa yang memilih untuk terlibat langsung dalam penelitian dosen, adalah: Cut Intan Regina Darlian (NIM: 180105085), Sulis Mai Fitri (NIM: 200105042), dan Raisa Az-zahra (NIM: 210105036). “Partisipasi mereka dalam penelitian dosen dinilai sebagai pengalaman berharga yang memperkaya pemahaman akademik dan praktis di bidang hukum,” tambahnya.
Proses kelulusan tanpa skripsi tersebut menjadi bukti bahwa UIN Ar-Raniry terus berinovasi dalam sistem pendidikan tinggi. Kebijakan itu tidak hanya memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa, tetapi juga mendorong mereka untuk berkontribusi secara nyata dalam dunia akademik melalui karya-karya yang lebih aplikatif.
Secara terpisah Ketua Prodi HTN, Edi Yuhermansyah, SHI, LLM., mengatakan bahwa wisuda yang akan digelar pada Februari 2025 mendatang tersebut merupakan momen penting bagi para lulusan HTN FSH UIN Ar-Raniry. “Hendaknya mereka tidak hanya merayakan keberhasilan akademik, tetapi juga memulai babak baru sebagai sarjana hukum yang siap berkontribusi bagi masyarakat,” himbaunya.
Dengan kelulusan tersebut, diharapkan para mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari selama kuliah, baik melalui karya tulis maupun praktik di lapangan. “UIN Ar-Raniry berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa dalam mencapai prestasi akademik dan profesional di masa depan,” pungkasnya.
Acara wisuda yang akan berlangsung pada 18 dan 19 Februari 2025 mendatang di Auditorium Prof. Ali Hasymi UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu akan dihadiri oleh keluarga, dosen, serta tamu undangan lainnya. (aga)











