Baba Amal Muhibbuddin Waly, Putra Abuya Muhibbuddin Waly (Foto: Ist.)
Acehconnect.com | Banda Aceh – Keluarga Besar Ulama Kharismatik Aceh, Abuya Prof. Dr. Syeikh H. Muhibbuddin Waly, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Terowongan Geurutee yang diinisiasi oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf. Proyek itu dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat konektivitas dan pembangunan di kawasan Barat-Selatan Aceh.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Baba Amal Muhibbuddin Waly, putra Abuya Muhibbuddin Waly, yang memberikan apresiasi terhadap keberanian dan komitmen nyata Gubernur Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem dalam mewujudkan harapan lama masyarakat.
“Atas nama Keluarga Besar Abuya Prof. Dr. Syeikh H. Muhibbuddin Waly, kami memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Mualem yang telah memulai langkah konkret demi kepentingan rakyat Aceh, khususnya masyarakat Barat-Selatan. Terowongan Geurutee ini adalah mimpi panjang rakyat yang kini mulai diwujudkan,” ujar Baba Amal, Rabu (9/7/2025).
Menurutnya, proyek itu bukan hanya monumental dari sisi infrastruktur, namun juga menjadi simbol harapan baru bagi kawasan yang selama ini terisolasi akibat medan berat dan kerentanan longsor di jalur pegunungan Geurutee. “Ini adalah keberanian politik yang nyata dan berpihak kepada rakyat,” tambahnya.
Menariknya, Baba Amal juga mengungkapkan bahwa beberapa rekan seangkatannya semasa kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kini menjabat di kementerian strategis seperti Bappenas dan Kementerian PUPR telah menghubunginya. Mereka menyatakan apresiasi sekaligus kesiapan untuk membantu mengawal kelanjutan proyek tersebut.
“Saya ditelepon oleh beberapa teman lama yang kini berada di Bappenas, PUPR, dan kementerian lainnya. Mereka menyambut baik langkah Mualem dan menyatakan siap mendukung serta mengawal prosesnya, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian untuk Aceh,” ungkapnya.
Pihak keluarga besar Abuya berharap agar proyek tersebut dapat segera terealisasi dengan sinergi berbagai pihak, mengingat besarnya manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam peningkatan akses ekonomi, distribusi logistik, dan pengembangan wilayah.
Terowongan Geurutee selama ini dikenal sebagai cita-cita besar rakyat Aceh Barat-Selatan. Jalur darat yang melintasi kawasan pegunungan kerap menjadi hambatan utama akibat kontur ekstrem dan potensi longsor. Kehadiran terowongan itu diyakini akan menjadi solusi permanen bagi konektivitas dan pertumbuhan kawasan Barat-Selatan Aceh ke depan. (Ag-Edt.)











