Ilustrasi Truck Tronton, foto: AI.
BANDA ACEH — Pada masa lalu tronton pernah dilarang melintas jalan Aceh diwaktu siang, agar menjaga kelancaran lalu lintas dan menghindari kecelakaan. Sekarang sepertinya Dinas Perhubungan Aceh, kurang melihat ini sebagai penyebab terhambatnya lalin Aceh. Akibatnya jembatan yang punya batasan muatan, sempat patah oleh truck yang kelebihan muatan dan tidak sesuai ketentuan.
Setelah kejadian tersebut Pemerintah Aceh, mulai membatasi truck tonton dengan berbagai langkah. Sehingga pelarangan truck tonton melewati jembatan bailey Kuta Blang, diperketat sambil menunggu jembatan timbang selesai disiapkan.
1. Sebagai informasi, untuk kepentingan bersama dan kelancaran arus lalu lintas umum, kebijakan petugas tersebut untuk sementara harus dilakukan oleh Pemerintah demi potensi kelebihan tonase tronton yang melintas. Ini tentu atas dasar temuan di lapangan penyebab patahnya lantai jembatan yang akhirnya mengakibatkan terganggunya lalu lintas via jembatan tsb.
2. Hasil koordinasi kita dengan pihak BPJN dan Kementerian Perhubungan, saat ini sudah disiapkan _*timbangan truck*_ dan sedang di koordinasikan lokasi penempatan timbangan agar memastikan berat truck yang melintas tidak melebihi kapasitas.
3. Dua unit timbangan ini dipersiapkan oleh kementerian perhubungan untuk dua titik, baik dari titik lintasan dari arah Lhokseumawe maupun titik dari arah Banda Aceh. Dan penentuan titik penempatan timbangan ini tentu memerlukan lokasi yang representatif dan terpenuhi untuk penimbangan truck termasuk tronton.
4. Kami berharap, semua pihak terutama kawan-kawan pengusaha armada barang selalu memperhatikan tonase barang demi kepentingan bersama. Petugas lapangan selama ini menggunakan data empiris estimasi tonase truck dan atas kasus-kasus _over load_ yg mengakibatkan rusaknya lantai jembatan maka kebijakan *timbangan truck* akan disegerakan.
5. Selama timbangan truck sebagai solusi terbaik yg sedang di upayakan segera oleh pemerintah dapat digunakan, mari sama-sama kita patuhi petugas. Karena hal ini untuk kepentingan bersama yang lebih luas.
6. Berbagai langkah pemulihan terus dilakukan, dan dengan koordinasi dan kepatuhan terhadap kebijakan terbaik untuk bersama kita jaga, akan membuat Aceh lebih baik. Ungkap juru bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA, kepada media 18 Januari 2026. [**].











