Bau Ketiak Kadang Bisa Halau Gajah dan Binatang Buas

Acehconnect.com | Banda Aceh. — Banyak cara seseorang bisa selamat asal tidak kehilangan akal sehat, atau tidak sesumbar lupa diri. Dalam kondisi terjepit, binatang buas pun bisa kalah hanya dengan sebuah tindakan diluar nalar. Kisah itu trending, hanya karena bau ketiak menyengat gajah dan banteng enyah.

Kisah menarik itu diviralkan oleh berbagai laman, Ratu Elizabeth II dikabarkan pernah lolos dari serangan gajah karena bau ketiaknya yang menyengat. Insiden ini terjadi saat Elizabeth bersama suaminya, Pangeran Philip mengunjungi Kenya, Afrika pada Februari 1952.

Ratu Elizabeth II dikabarkan pernah lolos dari serangan gajah karena bau ketiak yang menyengat. Insiden ini terjadi saat Elizabeth mengunjungi Afrika pada 1952. Foto/People.

Kunjungan Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip ke Afrika merupakan bagian dari tur ke sejumlah negara persemakmuran. Elizabeth menggantikan ayahnya, Raja George VI yang sakit dan tidak dapat melakukan perjalanan tersebut.

Di Kenya, pasangan tersebut menginap di Royal Lodge, yang sekarang menjadi Sagana State Lodge. Pada suatu malam, Elizabeth dan Philip dijadwalkan mengunjungi Treetops, hotel yang awalnya tempat menonton binatang liar dan dikelilingi pohon ara.

Dilansir dari The Standard, Jumat (30/8/2024), Treetops dibangun oleh ayah David Sheldrick. Kunjungan pasangan Kerajaan Inggris tersebut melambungkan nama tempat tersebut semakin dikenal luas

Namun, mengamankan anggota Keluarga Kerajaan bukanlah tugas yang mudah. Ini karena tempat itu sering dikunjungi oleh gajah, sementara seekor banteng yang terluka dan marah nyaris menginjak-injak para bangsawan dalam perjalanan mereka ke kediaman tersebut.

Mervyn Cowie, bapak taman nasional Kenya, dan John Hayward, yang saat itu menjadi penjaga di Aberdares, ditugaskan untuk mengelola hewan tersebut agar Elizabeth dan Philip aman. Cowie pun menyusun rencana.

Ia kemudian mengambil sebuah kerikil, menggosoknya kuat-kuat di bawah ketiaknya, dan melemparkan ke arah angin melewati banteng yang marah. Lantas kembali dengan tenang, ke arah tujuan bersama rombongannya. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *