Acehconnect.com | Banda Aceh. — Pengangguran makin meningkat terjadi hampir di semua daerah, tidak terkecuali Aceh. Sehingga Kepala Daerah diharapkan mampu tumbuhkan isdustri-industri baru di daerah masing-masing. Penyediaan lapangan pekerjaan yang banyak adalah salah satu cara mengatasi masalah sosial, pengangguran yang semakin meningkat. Dikutip dari Talenta Bisnis, 30 Agustus 2024.
Diharapkan Kepala Daerah (Gubernur) terpilih, harus mampu memahami masalah manufaktur dan solusi lain mengatasi persoalan pengangguran. Seorang calon Kada bukan saja pintar memenangkan Pilkada, akan tetapi apa yang mampu dilakukan setelah dirinya terpilih.
Di tengah kemerosotan kelas menengah, ternyata ada harapan yang datang dari sektor manufaktur. Sektor ini dinilai mampu mengatasi merosotnya jumlah penduduk kelas menengah dengan meningkatkan lapangan kerja. Pengusaha pun berharap kepala daerah yang baru menguasai sektor ini.
Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Herman Suparman mengatakan 5 bulan terakhir industri manufaktur RI mengalami kelesuan dan adanya ancaman PHK. Hal ini tidak hanya menjadi tantangan pemerintah pusat, tapi juga di daerah. Karenanya dibutuhkan dukungan dari kepala daerah.
Selengkapnya saksikan dialog Dina Gurning bersama Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Herman Suparman di Program Manufacture Check CNBC Indonesia, Jumat (30/08/2024).
Diskusi itu menggaris bawahi penekanan bagi kepala daerah, harus mampu meminij daerahnya sehingga terciptanya lapangan kerja yang cukup.
Dengan demikian konsekuensi seorang Kepala Daerah (Kada), tanggung jawab ada dipundaknya manakala masyarakatnya semakin banyak yang menganggur. [*].











