Salak Dapat Menurunkan Kolesterol

Acehconnect.com | Banda Aceh. — Di dalam negeri salak kurang mendapat perhatian, konsumennya tidak pedulikan akan manfaatnya. Sedang di luar negeri, buah yang disebutnya harta Karun bersisik ular ini diburu dan paling banyak dikonsumsi oleh warga Kamboja.

Tumbuh bagai semak, ular suka berlindung dari serangan mangsa yang takut akan duri. Buah ini tumbuh di pohon yang berduri di kawasan dataran tinggi, dengan berbagai jenis yang masing-masing memiliki rasa yang khas. Antara lain yang lebih dikenal Salak Pondoh, Salak Sidempuan, Salak Madu, Salak Gading dan  dan Salak Gula Pasir.

Salak (Salacca zalacca) atau dikenal sebagai “snake fruit” adalah buah tropis yang berasal dari Indonesia. Memiliki kulit bersisik yang menyerupai ular, daging buah ini berwarna putih, dengan tekstur renyah dan rasa manis bercampur asam. Kaya akan vitamin C, serat, antioksidan, serta senyawa fenolik.

Salak telah lama digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional dan dikonsumsi untuk mendukung kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, dan menjaga keseimbangan gula darah. Dikutip dari berbagai sumber, Minggu 13 Oktober 2024.

Manfaat kesehatan ini menjadikan salak sebagai buah yang populer baik di dalam negeri maupun di mancanegara. Melansir dari Badan Pusat Statistik, produksi salak di Indonesia telah mengalami tren naik dan turun dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2018, total produksi mencapai 896.504 ton, meningkat menjadi 955.768 ton pada 2019. Puncak produksi terjadi pada 2020 dengan 1.225.088 ton, sebelum akhirnya turun menjadi 1.120.739 ton pada 2023. [R].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *