Acehconnect.com | Banda Aceh. — Tidak banyak yang bisa menduga apa yang ingin didapat dari kabinetnya, setelah Prabowo melakukan pembekalan di Akmil Magelang. Benarkah dengan pembekalan ini, kabinet dapat bekerja lebih cepat, tidak korup dan tidak lagi menjadi petugas partai.
Berbagai sumber dicoba rangkum media ini, Rabu sore 27 Oktober 2024 beberapa saat kabinet Merah Putih tiba kembali di Jakarta, untuk mencari catatan dan gambaran di masa yang akan datang.
Kabinet Merah Putih yang dipimpin Prabowo Subianto Presiden menginginkan segera bekerja cepat, usai mengikuti retreat atau pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, sejak Kamis (24/10/2024).
“Insya-Allah kerja cepat,” ucap Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian usai mengikuti rangkaian retreat kabinet di Akademi Militer, Magelang, Minggu (27/10/2024).
Selain kerja cepat tentu ini akan jadi bahan penilaian khusus Prabowo jika kemudian, ingin menyegarkan kabinetnya dikemudian hari. Seperti yang pernah disampaikan Hasyim beberapa waktu lalu.
Sebelumnya rencana Prabowo mengevaluasi para menteri dan wakil menteri dalam 6 bulan ke depan diungkap Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo. Konsekuensi dari evaluasi itu menteri bisa diganti oleh Presiden Prabowo bila kinerjanya tak baik.
“Setelah Maret-April (2025) tiap menteri dan wamen akan dievaluasi, kalau 6 bulan pertama kurang efisien, korup, kurang bersemangat, lelah, kurang tenaga, bisa ngerti akan dievaluasi, dia (Prabowo) orangnya tegas, banyak yang tahu,” kata Hashim di Menara Kadin, Rabu, 23 Oktober 2024 lalu.
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada para menteri Kabinet Merah Putih di Akademi Militer, Magelang Jawa Tengah, Sabtu (26/10/2024). Dalam arahannya, dia menyinggung rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara.
“Sesi terakhir sore ini, Pak Presiden Prabowo memberikan pengarahan. Satu dari empat point pengarahan beliau adalah soal IKN,” Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dalam akun instagramnya, dikutip Minggu (27/10/2024).
Raja Juli menyebut Prabowo menyatakan IKN sudah menjadi keputusan sehingga akan dilanjutkan dan diselesaikan sehingga tak perlu lagi dipertanyakan.
Beberapa sumber lain menyebutkan, dengan pembekalan ini terciptanya soliditas antara menteri dan KMP diminta hindari diri dari sikap korup seperti yang dusampaikan Immanuel Ebenezer (Noel) Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker).
Prabowo Subianto menekankan pesan antikorupsi kepada anggota Kabinet Merah Putih (KMP), sebagai salah satu materi penting pada retreat di Magelang yang berlangsung mulai 24 hingga 27 Oktober 2024.
“Ada analogi yang disampaikan Pak Prabowo soal ikan itu busuk dari kepalanya. Makanya, pemimpinnya harus baik. Supaya tidak busuk, dia jaga integritas. Nah sekarang, Alhamdulillah pemimpinnya Prabowo. Prabowo yang jaga hal itu,” kata Noel yang dilansir Antara (25/10).
“Sebuah kabinet negara sebesar kita tidak mungkin berasal dari suatu kelompok. Tidak mungkin berasal dari suatu partai. Mungkin saja nanti di kemudian hari, tapi sekarang saya kira masih sulit,” ujar Prabowo dalam program Prabowo Bicara yang tayang di SCTV, Minggu (27/10/2024).
“Dan saya berpendapat bahwa harus ada kerjasama yang baik di antara tokoh-tokoh elit, tokoh-tokoh politik. Dan tokoh-tokoh kemasyarakatan. Dengan demikian, dengan asal yang berbeda-beda, perlu proses saling mengenal,” sambung dia.
Prabowo mengingatkan pentingnya bonding serta team building yang sangat dibutuhkan di setiap usaha.
“Karena kalau kita mau bentuk tim sepak bola, itu lama prosesnya, team work. Sehingga orang kerjanya itu baik, saling mendukung, saling mengisi,” ucap dia.
“Jadi ini usaha saya, saya juga meraba-raba, saya kan juga baru pertama kali jadi Presiden, kan? Jadi semua merasa, saya kira, saya melihat cerah, saya lihat everybody is happy, gembira. Jadi suasana lain. Dan ini tempatnya juga bersih jauh dari mana-mana,” sambung Prabowo.
Sementara itu, Prabowo pun rupanya memiliki alasan tersendiri memboyong para menteri di Kabinet Merah Putih berangkat ke Akmil Magelang menggunakan pesawat Hercules.
“Saya kira para Menteri, Wakil Menteri sebagai Kerajaan Negara harus mengenal. Mengenal semua institusi yang ada di pemerintahan, kalau bisa. Termasuk di antaranya institusi-institusi pertahanan,” kata dia.
“Jadi kita tahu bahwa alat-alat pertahanan itu sangat efektif, berguna, bermanfaat. Hercules sebagai contoh bisa angkut pasukan, bisa angkut barang, bisa memberi bantuan cepat kalau ada rencana, bisa evakuasi korban. Jadi sangat-sangat bermanfaat,” sambung Prabowo. [*}.











