BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Aceh

Oplus_0

Acehconnect.com | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prospek cuaca terbaru untuk wilayah Aceh pada 25–27 November 2025. Laporan itu menyoroti kemunculan Bibit Siklon Tropis 95B di Selat Malaka yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi di sejumlah wilayah Aceh.

Bibit siklon tersebut mulai terbentuk pada 21 November dan pada 25 November terpantau berada di koordinat 5.0°LU–99.7°BT dengan kecepatan angin maksimum 25 knot serta tekanan minimum 1003 hPa. Awan konvektif intens terlihat memanjang di Selat Malaka dan pesisir sekitar, memperlihatkan sistem cuaca yang masih aktif namun belum stabil karena perbedaan sirkulasi angin di berbagai lapisan atmosfer.

BMKG menyebut dukungan suhu laut hangat, kelembapan basah, dan konvergensi angin membuat bibit siklon ini tetap persisten. Kendati demikian, peluang berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam ke depan masih tergolong rendah akibat wind shear yang cukup tinggi dan posisi sistem di perairan sempit.

Dalam 24 jam ke depan, Aceh diperkirakan mengalami dampak langsung berupa hujan sedang hingga lebat di hampir seluruh kabupaten/kota, angin kencang, serta gelombang laut hingga empat meter di beberapa perairan. Sistem diprediksi bergerak perlahan ke arah barat–barat laut mendekati daratan Aceh.

“Waspada potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama di wilayah lereng dan daerah aliran sungai,” demikian imbauan BMKG dalam rilisnya. Masyarakat juga diminta berpindah ke lokasi aman bila melihat awan pekat dan hujan rintik di kawasan pegunungan.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi cuaca sangat dinamis sehingga masyarakat dan otoritas daerah diharapkan terus memantau pembaruan informasi resmi, termasuk melalui kanal BMKG Aceh. Rilis ini ditandatangani Kepala Stasiun BMKG Banda Aceh, Nasrol Adil, pada 25 November 2025. [aga]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *