Jembatan Krueng Tingkeum, Kab. Bireun Aceh.
Banda Aceh – Keberadaan Satuan Tugas Pemulihan dan Rekonstruksi (Satgas PRR) di Provinsi Aceh terus menunjukkan hasil nyata dalam mempercepat pembangunan dan pemulihan berbagai aspek kehidupan masyarakat pasca bencana alam dan konflik yang melanda wilayah tersebut. Sejak dibentuk, satgas ini telah berperan aktif dalam memulihkan infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta memperkuat ketahanan masyarakat.
Salah satu dampak paling terasa adalah perbaikan infrastruktur dasar. Satgas PRR telah mendukung pembangunan dan perbaikan ribuan unit rumah layak huni, jalan raya, jembatan, fasilitas pendidikan, serta sarana kesehatan yang sebelumnya rusak parah. Dengan terbangunnya akses transportasi yang lebih baik, arus barang dan jasa menjadi lebih lancar, yang secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di bidang sosial, kinerja satgas juga memberikan dampak positif dalam memulihkan kepercayaan dan mempererat persatuan antarwarga. Melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, pelatihan keterampilan, dan bantuan usaha kecil, banyak warga yang kini memiliki sumber penghidupan yang lebih terjamin. Hal ini turut mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan taraf hidup keluarga di berbagai kabupaten dan kota di Aceh.
Hal tersebut diungkap oleh berbagai pihak, termasuk Warga di Bireuen Ahmat Amin yang merupakan tokoh masyarakat di kabupaten tersebut.
“Sekarang akses ke kota lebih mudah, anak-anak bisa bersekolah di gedung yang layak, dan kami memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha. Ini adalah perubahan yang sangat berarti bagi kami.” Ungkapnya kepada media ini, Sabtu 6 Juni 2026. [MT].











