Masyarakat Aceh Damba Unit Layanan Kesehatan Setara Lam Wah Ee

Masyarakat Aceh Besar berharap, RS tersebut dibangun di seputar Jantho.

Maswadi Syarif, MPd, (Foto Ist).

Aceh Connect | Kota Jantho — Rencana investasi pendirian Rumah Sakit bertaraf internasional di Aceh yang diinisiasi H. Muzakir Manaf, mendapat tanggapan masyarakat Aceh secara luas, khususnya masyarakat Aceh Besar dan Banda Aceh, mereka berharap segera terwujud dan dibangun di Jantho. Kata Maswadi salah satu warga Aceh Besar kepada Aceh Connect, Senin  dini hari 17 Maret 2025.

Maswadi dalam tulisannya melalui WA menyampaikan kepada media ini bahwa,  dirinya Maswadi Syarif, MPd adalah

Wakil Sekretaris Badan Pemenagan Mualem Dekfadh dan Wakil Ketua DPW PARTAI UMMAT PROV. ACEH.

Maswadi didesak oleh Masyarakat / Tokoh Masyarakat Aceh Besar dan sebagian warga Banda Aceh, agar menyampaikan kepada tim untuk meneruskan harapan masyarakat Aceh kepada H. Muzakir Manaf dan Wakilnya “Kiranya rencana investasi rumah sakit terwujud dan di bangun di seputar Jantho Aceh Besar.” Kata Maswadi.

Alasannya adalah Jantho sebuah kota yang mudah dijangkau masyarakat Barat Selatan, karena telah ada akses jalan Jantho Lamno. Begitu juga dengan kota Banda Aceh adalah tetangga Aceh Besar bersebelahan, tentu masyarakat dan pemerintahnya pasti mendukung karena lahan untuk proyek tersebut terbentang luas.

Begitu juga untuk masyarakat Aceh bagian timur dari Pidie hingga Aceh Tamiang, dapat dengan mudah menjangkau RS tersebut karena telah ada jalan tol. Tambah Maswwdi.

Ilustrasi

Terkait pemerintahan Aceh Besar tidak masalah karena , kemenangan Bupati Aceh besar Muharram Idris dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Fadhlullah SE janji kampanyenya serupa. Pasangan keduanya berniat dalam periode tahun 2025/2030, dapat membawa arah  pembangunan bagi Aceh yang didambakan rakyatnya “Aceh Islami, Maju, Bermartabat dan Berkelanjutan.”

Menurutnya, setelah beredar berita Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, menggelar pertemuan dengan investor asal Malaysia yang bergerak di bidang kesehatan, Dr. Fetrix, pada Sabtu (15/3), yang berlangsung di Ruang Adat, Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, membahas sejumlah agenda strategis terkait peningkatan layanan kesehatan di Aceh.

Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah rencana pembangunan pusat kesehatan atau rumah sakit berteknologi tinggi yang akan direalisasikan sebelum 100 hari kerja Gubernur Muzakir Manaf.

Menurut pembahasan yang mengemuka, fasilitas kesehatan yang dirancang akan memiliki fokus utama pada penyakit jantung, kesehatan ibu dan anak, serta perawatan kulit dan kecantikan.

Dengan mengusung konsep rumah sakit modern, pusat kesehatan ini nantinya akan dilengkapi dengan teknologi canggih, termasuk Magnetic Resonance Imaging (MRI) guna meningkatkan akurasi diagnosis dan layanan medis bagi masyarakat Aceh.

Sebagai bentuk komitmen terhadap layanan kesehatan berkualitas, rumah sakit ini juga akan menerapkan sistem kolaborasi tenaga medis dari Malaysia dan Indonesia.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga kesehatan lokal serta memastikan layanan yang diberikan sesuai dengan standar internasional.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyambut baik rencana kerja sama ini dan menekankan pentingnya pengkajian lebih lanjut untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai harapan.

Maswadi selaku masyarakat Aceh Besar berharap sesuai pesan berbagai kalangan/rekan Masyarakat / Tokoh Masyarakat Aceh Besar dan sebagian warga Banda Aceh, agar kiranya rencana investasi rumah sakit terwujud dan di bangun di seputar Jantho Aceh Besar. Tutup Maswadi mengulang harapan rekannya di Aceh Besar melalui hubungan singkat telepon seluler, pagi Senin (17/3). [].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *