Acehconnect.com | Meulaboh. — Mengawali langkah meningkatkan Mutu Pendidikan, Pemerintah Aceh Barat melakukan kegiatan Focus Group Diskusi (FGD) bertempat di Aula Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat.
Kegiatan dibuka oleh MARHABAN, SE., M.Si., Sekda Kabupaten Aceh Barat mewakili Pj Bupati yang menekankan pentingnya upaya meningkat mutu Pendidikan sebagai daya dukung Pembangunan daerah secara berkelanjutan. FGD dihadiri oleh para pemangku kebijakan di Aceh Barat, seperti Majelis Pendidikan Daerah, PGRI, Kepala Sekolah, Guru dan pengawas, serta wakil dari Universitas Teuku Umar (UTU).
FGD turut pula menghadirkan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Dr. Muhammad Anis, S.Si., M.Si yang didampingi salah satu Widyaprada Ibu Cut Deni, SH, MA.
Selanjutnya Dr. Muhammad Anis memberikan masukan-masukan yang cukup menarik dalam FGD yang difasilitasi tenaga Ahli dari UTU antara lain, bahwa telah terjadi banyak perubahan, yang dicontohkan dengan perubahan teknologi komunikasi, teknologi otomotif, namun perubahan tersebut tidak diikuti oleh perubahan proses pembelajaran.
Berikut Dr Muhammad menyampaikan bahwa dengan melihat capaian literasi dan numerasi selama 2 dekade, kita berada dalam kondisi krisis karena tidak terjadi perubahan dari skor Literasi dan Numerasi yang merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki peserta didik, dan kenyataannya skor Literasi & Numerasi peserta didik saat ini sebahagian besar berada dibawah kompetensi minimal.
Apabila terjadi krisis pangan maka langsung disikapi dengan kebijakan, bahkan aksi yang mengerahkan seluruh sumberdaya yang tersedia, namun berbeda jika dibidang Pendidikan terjadi krisis, maka untuk itu beliau mengajak seluruh pemangku kepentingan dan pimpinan daerah untuk memperhatikan kondisi Pendidikan yang ada di daerah masing-masing dan menyampaikan untuk itu beliau bersama jajaran BPMP Aceh siap untuk mendukung hal tersebut.
Apresiasi diberikan kepada pemerintah Aceh Barat yang telah memulai usaha peningkatan mutu Pendidikan melalui FGD tersebut, juga telah menerbitkan Regulasi Peraturan Bupati Kabupaten Aceh Barat terkait upaya peningkatan mutu Pendidikan dan berharap dapat terus berkolaborasi dimasa mendatang.
Kegiatan FGD ini diharapkan dapat menjadi langkah awal upaya peningkatan mutu Pendidikan serta dapat menyatukan seluruh komponen Masyarakat untuk membentuk ekosistem Pendidikan di Aceh Barat yang mendukung seluruh upaya Pendidikan yang bermutu. Perubahan memang membutuhkan pengorbanan, namun yakin dan pasti jika seluruh upaya dikerahkan maka akan berbuah hasil yang baik. [*].











