Percepatan Jadi Prioritas Penyaluran Bantuan dimasa tanggap Bencana

Foto: Dok. AC|ZUL.

ACEH CONNECT – Kumpulan Pengusaha Muda Kota Lhokseumawe kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah lokasi pengungsian terdampak bencana, Sabtu 13 Desember 2025.

Penyaluran dilakukan dengan menembus wilayah yang sulit dijangkau di tengah keterbatasan akses dan minimnya dukungan logistik.

Tim relawan menyasar beberapa titik pengungsian, di antaranya Camp Pengungsi Dusun Pante Badari, Rumoh Rayeuk, Seuleumak, serta sejumlah lokasi pengungsian lainnya. Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, bahan bakar minyak (BBM), perlengkapan dan instalasi kelistrikan, dua unit tandon air berkapasitas 1.100 liter, serta empat unit genset 1.200 watt siap pakai.

Koordinator lapangan (Anto) menyebutkan, dalam kondisi darurat bencana, kecepatan penyaluran bantuan menjadi faktor utama. Air bersih dan penerangan masih menjadi kebutuhan paling mendesak di lokasi pengungsian. Hingga saat ini, sebagian pengungsi masih mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jaringan listrik di lokasi pengungsian belum berfungsi. Namun, akses internet mulai aktif sehingga memungkinkan warga berkomunikasi dengan keluarga maupun pihak luar.

Dua unit tandon air yang disalurkan dinilai belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pengungsi, namun diharapkan dapat membantu sementara sambil menunggu bantuan lanjutan. Pemerintah hingga kini masih berupaya membuka akses jalan menuju sejumlah wilayah terdampak.

Penyaluran logistik kali ini tidak hanya difokuskan pada bahan pangan, tetapi juga pada penyediaan sarana dasar seperti listrik dan penampungan air guna mendukung kebutuhan pengungsi selama masa tanggap darurat. [].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *