Ketua YAAM Husni Abdul Jalil, S.HI, MA, dan Prof. Dr. Salman Abdul Muthalib, Lc, M.Ag, Dekan FUF UIN Ar Raniry banda Aceh (Foto: Ist)
Acehconnect.com | Banda Aceh – Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi menjalin kemitraan akademik dengan Yayasan Adnin Aceh Meudagok (YAAM). Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu, 29 Oktober 2025 M bertepatan dengan 14 Rabiul Akhir 1447 H, di Banda Aceh.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan FUF UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Salman Abdul Muthalib, Lc., M.Ag, bersama Ketua YAAM, Husni bin Abdul Jalil, S.HI., M.A. Kesepahaman itu dituangkan dalam dokumen bernomor 001/YAAM/X/2025M/1447H dan Ushuluddin-UINAR/2025M/1447H.
Kerjasama tersebut difokuskan pada peningkatan produktivitas ilmiah serta perluasan diseminasi karya penelitian dan penulisan yang dihasilkan oleh sivitas akademika kedua lembaga. Selain itu, FUF dan YAAM berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia dalam memperkuat pengembangan akademik dan kolaborasi keilmuan.
Adapun bentuk kegiatan yang akan dijalankan mencakup penelitian bersama, penulisan dan penerbitan buku, publikasi jurnal ilmiah, penyelenggaraan seminar, lokakarya, serta kegiatan ilmiah lainnya yang relevan. Untuk mendukung pelaksanaannya, kedua pihak akan menugaskan tim khusus yang terdiri dari peneliti, penulis, dan editor dalam rangka memperlancar aktivitas publikasi dan kerja kolaboratif.
Pendanaan kegiatan tersebut akan berasal dari kontribusi bersama kedua institusi serta dukungan dari pihak lain seperti lembaga, perusahaan, maupun individu, selama sesuai dengan prinsip halal dan ketentuan yang berlaku. Nota Kesepahaman itu berlaku selama empat tahun sejak tanggal penandatanganan, dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Salman Abdul Muthalib menyebut bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan lembaga sosial keagamaan. “Kerjasama ini diharapkan menjadi wadah produktif bagi pengembangan kegiatan ilmiah, memperluas jaringan riset, serta memperkaya khazanah pemikiran Islam yang kontekstual dan akademis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua YAAM, Husni bin Abdul Jalil, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung aktivitas akademik yang berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat.
Melalui penandatanganan MoU tersebut, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry bersama Yayasan Adnin Aceh Meudagok sepakat melangkah seiring dalam memperkuat peran lembaga pendidikan Islam di Aceh sebagai pusat riset, pengembangan ilmu, dan pemikiran keagamaan yang berlandaskan nilai integritas. [ag]











