Sekretaris Komisi B DPRK Lhokseumawe, Heri Herman Saputra. Foto: ist.
ACEH CONNECT | LHOKSEUMAWE — Sekretaris Komisi B DPRK Lhokseumawe, Heri Herman Saputra, menegaskan perlunya langkah-langkah konkret untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat kota ini. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sektor jasa keuangan yang digelar pada Kamis, 23 Oktober 2025, di kantor DPRK Lhokseumawe.
Hery mengungkapkan keprihatinannya atas perlambatan ekonomi di tingkat masyarakat dan menekankan bahwa penghapusan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK akan berdampak positif bagi dunia usaha. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membuka akses pembiayaan yang lebih mudah dan mempercepat pergerakan ekonomi lokal.
Selain itu, Anggota DPR mendesak pembentukan dewan pengawas independen di sektor perbankan dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa anggunan. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong pertumbuhan UMKM di Lhokseumawe.
“Langkah-langkah ini bukan hanya akan meringankan beban dunia usaha, tetapi juga mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara menyeluruh,” tegas Hery dalam rapat tersebut. Ia berharap pemerintah daerah dan OJK segera menindaklanjuti rekomendasi ini agar ekonomi Kota Lhokseumawe bisa tumbuh lebih cepat dan inklusif. [ZH].











