Acehconnect.com | Banda Aceh. — Barangkali nama Kalundborg terdengar asing bagi sebagian orang. Namun, kota kecil ini telah menjadi primadona ekonomi Denmark karena menjadi basis produksi Novo Nordisk, perusahaan farmasi yang memproduksi Ozempic dan Wegovy. Dikutip acehconnect.com dari BBC Indonesia, Sabtu 26 Oktober 2024.
Novo Nordisk adalah perusahaan dengan nilai pasar paling tinggi di Eropa karena mengembangkan molekul semaglutide, bahan kimia di balik dua obat tersebut.
Fasilitas-fasilitas modern Novo Nordisk terus berkembang seiring pertumbuhan ekonomi Denmark. Kalundborg pun menjadi pusat ekonomi yang menyerap ribuan pekerja.
Walaupun demikian, pertumbuhan ekonomi ini juga menyisakan berbagai tantangan. Ketergantungan ekonomi negara terhadap satu perusahaan menimbulkan pertanyaan tentang keberlangsungannya dalam jangka panjang. Selain Kalundborg, kota Hillerød juga terciprat keuntungan produksi obat diabetes dan obesitas.
Kota yang terletak di barat laut Kopenhagen ini menjadi markas fasilitas berteknologi tinggi milik Novo Nordisk yang merakit pena injeksi beserta kapsul kaca kecil berisi semaglutide.
Bagaimana cerita kota kecil Denmark bisa berubah sedemikian rupa? Lalu, apa saja implikasinya bagi Denmark dan dunia secara umum?
Selama lebih dari satu abad, Novo Nordisk telah menjadi produsen insulin terkemuka di dunia. Fokus perusahaan pada penelitian dan pengembangan perawatan diabetes menempatkannya sebagai yang terdepan di bidang ini.
“Ozempic sebenarnya sudah tersedia bagi penderita diabetes sejak tahun 2017,” ujar Emily Field, kepala riset ekuitas farmasi di Barclays, kepada BBC Business Daily.
“Akan tetapi, ketenarannya yang tiba-tiba baru terjadi tahun 2021 setelah Wegovy, yang mengandung semaglutide dosis lebih tinggi untuk mengobati obesitas, diberi lampu hijau,” tambahnya.
Obat-obatan ini serta merta menjadi populer lantaran ramai diperbincangkan di media sosial. Para selebritas kemudian menggunakannya sehingga kedua obat itu bertambah tenar.
Ozempic lantas menjadi obat diabetes paling laris sedunia. Meski demikian, Novo Nordisk menekankan Ozempic hanya boleh digunakan dan dijual dengan resep dokter.
“Kebanyakan analis memprediksi pertumbuhan pemasukan Novo Nordisk lebih dari 20%,” imbuh Field.
“Pertumbuhan berkelanjutan ini begitu mengesankan. Hal ini menunjukkan bagaimana produk-produk [Novo Nordisk] memiliki dampak global.”
Pertumbuhan Novo Nordisk bahkan empat kali lebih pesat dari rata-rata perusahaan di Uni Eropa. [].











