Tenggat Waktu Untuk Trump Berakhir, Pasukan Harus Segera Ditarik?

Foto: IG.

Jakarta — Trump yang melakukan serangan juga punya batas waktu, AS telah mengaturnya yang di beri tanggunggung jawab kepada Kongres. Trump boleh saja tidak menghargai Kongres, tapi artinya Trump telah melakukan kekacauan. Kata berbagai sumber Pengamat Hukum International, Munggu 3 Mei 2026.

Sesuai persetujuan Kongres Amerika untuk Trump melakukan peperangan atau serangan untuk pertama kali, terhitung 28 Februari 2026. Masa yang diizinkan selama 60 hari, berakhir pada 1  Mei 2026. Jika mau diperpanjang ajukan kembali ke kongres, bisa diperpanjang 1 bulan (30 hari).

Hari ini Trump telah mengabaikan banyak hal yang ditetapkan Kongres, logikanya Trump tidak bisa lagi melanjutkan perang. Pungkas sumber tersebut.

Berbagai sumber lain menyebutkan, Pemerintahan Donald Trump kini jadi sorotan karena diduga melanggar aturan perang di Amerika. Aturan jelas: Jika perang lebih dari 60 hari, harus minta izin Kongres. Namun hingga batas waktu habis (1/5), izin belum juga diperoleh Trump.

Trump berdalih dengan alasan sendiri, dia bilang perang telah “berakhir” sejak gencatan senjata. Tapi masalahnya operasi militer seperti blokade atau tekanan kepada Iran tetap saja berlangsung.

Yang pasti ini bukan sekedar perang, tapi soal kekuasaan, hukum, dan siapa sesungguhnya yang berhak mengambil keputusan besar terhadap persoalan ini. Amerika menjadi acuan kekuasaan dan Sistem Pemerintahannya, dipantau dunia. Yang masih ditunggu masyarakat dunia, “Masih adakah hukum di dunia International?.

Pengamat Internasional sebelumnya, seperti Hasibullah Satrawi menyebutkan, “Trump tidak dapat apa yang dia cari.

Karena jika perang dia menang, Trump tidak butuh perundingan, jika dia berhasil berunding, Trump tidak perlu blokade, jika blokade berhasil Trump tidak butuh perang lanjutan.” Trump sangat tertekan baik di luar dan di dalam negaranya. Pungkasnya. [].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *