Prof. Dr. TM. Jamil, M.Si, Pengamat Politik dan Akademisi USK : Gubernur Aceh 2024 Tergantung Moralitas Rakyat dan Dukungan Pusat

Foto : Dok Ac (ist).

Acehconnect.com | Banda Aceh. — Ini pendapat saya tentang pilkada Aceh alias pilihan Gubernur/Bupati/Walikota. Meskipun para calon belum ada yang final karena masih menanti “nasib baik” dari parpol yang dilamar, tapi dalam pengamatan saya dapat dipastikan tidak ada calon yang bermutu, apalagi merasa diri sebagai pahlawan untuk pejuang bagi Aceh.

Kita terpaksa dan harus realistik, dengan siapapun calon yg lolos verifikasi KIP nanti.

Khusus Untuk cagub Aceh mungkin hanya ada 2 atau 3 pasangan: Muallem, Bustami dan HRD atau Nazar.

Itupun masih dinamis rari 3 atau 4 calon itu, tentu Bustami lebih bernilai plus, jika dilihat dari pengalaman pemerintahan. Muallem plusnya punya partai dan sayap pejuang yang kuat, sedangkan kemampuan manajerial birokrat masih jauh dari harapan.

Tentu penilaian ini, boleh saja bersifat subyektif. Namun biarlah rakyat yang berpikir rasional menilai sendiri. Asal jangan membenci karena tak dipuji.

Kemudian, jika ditanya siapa orang atau calon yang lebih berpeluang? Jawabannya sangat ditentukan oleh antropologis dan moralitas politik rakyat Aceh saat ini.

Hampir 80℅ dari pemilih rakyat Aceh saat ini adalah money politic alias memilih karena diberikan uang. 15℅ memilih karena hubungan emosional dan rasional. Selebihnya memilih karena awam alias asal memilih saja.

Jadi siapa yg mau menang harus siap dengan uang, serangan fajar, dan kerja timses.

Meski yang sering terjadi Timnya yang sukses, sedangkan calonnya kalah alias “meusumpom”.

Selebihnya lagi dukungan pusat juga sangat menentukan. Jika pusat all in dan serius mendukung Mualem, maka pasangan lain harus siap untuk kalah dan kecewa.

Ini semua hanya prediksi dengan akal sehat. Tutup Prof Jamil, saat berbincang dengan tim Acehconnect.com , Rabu 7 Agustus 2024. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *