Puskesmas Seharusnya Tidak Menolak Pasien

Foto : Dok AC (25/1).

Aceh Connect | Banda Aceh. — Seorang ibu peserta KB (Keluarga Berencana) harus kecewa ditolak untuk disuntik rutin, karena menurut pihak Puskesmas BPJS pasien tersebut sudah tidak aktif (mati). Pasien yang bersangkutan kecewa dan bingung, takut terjadi apa-apa pada kandungannya. Ungkap Pasien (nama dirahasiakan) Puskesmas Ulee Kareng Banda Aceh, Jum’at 24 Januari 2025.

Menurutnya, kenapa tiba-tiba dan tidak pernah diberitahu sebelumnya. Begini kan saya bingung, lagipun cara petugas menolak ditambah dengan kata-kata yang menurutnya tidak perlu. Tambahnya.

Tim Aceh Connect mencari informasi ke Puskesmas Ulka, Sabtu 25 Januari 2025. Petugas mengakui bahwa, kadang satu keluarga ada anggota keluarga yang BPJS nya tidak aktif. Sering juga dalam 1 KK anggota keluarga, BPJS tercantum di KK yang lain.

“Kami tidak bisa apa-apa selama BPJS nya tidak aktif, ya tidak bisa dilayani karena kemudian obatnya pun tidak tersedia untuk pasien tersebut.” Ungkap salah satu petugas Puskesmas Ulka, Sabtu 25 Januari 2025.

Warga Banda Aceh mengeluhkan layanan kesehatan di Banda Aceh, yang sangat tergantung BPJS. Dahulu berobat di Aceh dapat dilayani hanya dengan KTP, sekarang keistimewaan itu sudah tidak ada. Aceh bukan apa-apa lagi, sama dengan daerah lain.

Ini jadi catatan pemerintahan Aceh sekarang, sudah terlalu banyak hak-hak istimewa keacehan dihilangkan. Perjuangan hanya tersisa kekuasaan, mabuk dengan jabatan kesejahteraan bagi rakyat terabaikan. Kata warga Banda Aceh, yang enggan namanya dipublis. [].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *