Aceh Connect | Internasional. — Menurut laporan dari media AS, pesawat American Airlines terbelah dua di Sungai Potomac. Sementara helikopter yang berada dekat di pesawat tersebut dalam posisi terbalik.
Pejabat kepolisian menyatakan 30 jenazah telah ditemukan oleh tim evakuasi di lokasi kejadian, menurut mitra BBC di AS, CBS News.
Ada 60 penumpang dan empat awak kabin di dalam pesawat tersebut.
Sementara, tiga tentara Angkatan Darat AS berada di dalam helikopter Black Hawk yang bertabrakan dengan pesawat komersial tersebut, kata seorang pejabat kepada CBS News.
Otoritas setempat kini sedang melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.
Kepala Pemadam Kebakaran dan Layanan Darurat Medis di Washington DC, John Donnelly, mengatakan bahwa terlepas dari upaya tanggap darurat pihaknya, mereka sekarang beralih dari operasi penyelamatan ke operasi pencarian jenazah.
“Kami tidak yakin ada yang selamat dari kecelakaan ini,” katanya.
Secara terpisah, Wali Kota Wichita, Lily Wu, berterima kasih kepada unit tanggap darurat yang telah bekerja sepanjang malam. Seraya berlinang air mata, dia mengonfirmasi bahwa timnya telah diberi tahu bahwa tidak ada yang selamat dalam insiden tersebut.
Insiden itu terjadi saat pesawat mendekati Landasan Pacu 33 di Bandara Nasional Reagan Washington pada Rabu (29/01) sekitar pukul 9 malam waktu setempat, kata Otoritas Penerbangan AS (FAA) dalam sebuah pernyataan kepada CBS News.
Pesawat penumpang dengan jenis Bombardier CRJ700 berangkat dari Wichita, Kansas dan membawa 60 penumpang dan empat awak pesawat, menurut American Airlines.
Pentagon mengatakan helikopter yang terlibat adalah Sikorsky H-60 yang lepas landas dari Fort Belvoir di Virginia.
Tiga tentara AS berada di dalamnya, kata Wali Kota Washington DC Muriel Bowser. Helikopter itu disebut dimiliki oleh Kompo B, Batalyon Penerbangan ke-12 dari Fort Belvoir di Virginia. [].
Sumber : BBC.











