Foto: IG|AC (Ilustrasi)
Aceh Connect — Sekian lama Indonesia-Malaysia terkesan tidak mesra, kini hubungan itu mencair sebagaimana sesama saudara yang lama tidak bertemu. Sebuah situasi yang menyejukkan berasal dari orang serumpun, inilah yang ingin diwujudkan Malaysia. Dikutip dari berbagai sumber, Jum’at 26 Desember 2025.
Menurut sumber tersebut, persahabatan itu akan diwujudkan dengan rencana menghubungkan 2 negara dengan 1 jembatan yang melintasi Selat Malaka. Sebuah rencana yang saling bersambut jika Indonesia menyetujuinya, Malaysia siap mengalokasi anggaran awal untuk studi kelayakan proyek jembatan sepanjang sekitar 48 km.
Jembatan itu akan menghubungkan Pengkalan Balak di Masjid Tanah, Melaka, dengan Kota Dumai di Provinsi Riau, Indonesia. Proyek ini diharapkan bisa mempercepat konektivitas dua negara serumpun, membuka peluang perdagangan baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir kedua belah pihak.
Jembatan tersebut berakhir di Kota Dumai di Provinsi Riau, Indonesia. Kajian ini dijadwalkan mulai pada awal tahun 2026, dengan fokus pada aspek teknis, ekonomi, logistik, hingga dampak lingkungan. Jika ini terwujud bukan saja hubungan bilateral yang membaik, dan ini merupakan sejarah bagi kedua negara serumpun.
Menurut artificial intelligence, Proyek ini sudah dibahas sejak tahun 2013. Pemerintah Malaysia menghidupkan kembali rencana ini setelah jeda beberapa tahun terakhir ini. Biaya proyek ini diperkirakan sekitar US$ 14 miliar, dengan Exim Bank of China siap mendanai hingga 85% dari biaya tersebut. [].











