Acehconnect.com | Banda Aceh. — Satu lagi harta karun dari Indonesia yang diperebutkan banyak negara, namanya sarang burung walet. Tanah air memang terkenal dengan beragam kekayaan alam baik di bumi, udara, maupun lautan. Tak heran Indonesia dikenal sebagai Zamrud Khatulistiwa.
Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar melibatkan budidaya di bangunan khusus yang dirancang untuk menarik burung walet bersarang. Proses ini diawasi dengan ketat untuk menjaga populasi burung walet dan keberlanjutan lingkungan.
Nilai ekspor sarang burung walet Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Pada 2020, ekspor sarang walet mencapai US$ 540,4 juta, mengalami peningkatan 48,5% dibandingkan tahun 2019.
Volume ekspor sarang burung Indonesia pada 2023 mencapai 1.335 ton dengan nilai US$ 633,25 juta atau setara dengan Rp 9,81 triliun (US$ 1= 15.945). Dengan menggunakan hitungan dolar AS saat ini maka 1 kg sarang burung Indonesia dihargai Rp 7,35 juta. [*].
Sumber : CNBC Indonesia., 8 September 2024.











