Selat ini terletak di antara Teluk Oman dan Teluk Persia.
Banda Aceh — Selat Hormuz adalah selat yang memisahkan Iran dengan Uni Emirat Arab, sejak tadi malam Sabtu 28 Februari 2026 dikabarkan telah ditutup. Hal ini diungkap oleh Dina Sulaeman Pengamat Timur Tengah di beberapa TV Nasional, Minggu 1 Maret 2026.
Media Teheran, MISTAR.ID juga melaporkan, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menutup jalur strategis pengiriman minyak dan gas di Selat Hormuz setelah serangan militer Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Media Iran, Tasnim News Agency, melaporkan langkah itu diambil karena kawasan selat dinilai tidak lagi aman menyusul agresi militer serta respons Iran.
“IRGC sudah memperingatkan berbagai kapal bahwa karena situasi yang tidak aman di sekitar selat akibat agresi militer AS dan Israel serta tanggapan Iran, saat ini tidak aman untuk melintas,” demikian laporan Tasnim seperti dikutip AFP.
Media tersebut juga menyebut,
“Dengan dihentikannya lalu lintas kapal dan tanker melalui Selat Hormuz, pada dasarnya selat itu telah ditutup.”
Selat Hormuz berada di sebelah utara Iran, sementara bagian selat lainnya berbatasan dengan wilayah dekat Uni Emirat Arab dan Oman. Perairan ini merupakan salah satu jalur perdagangan terpenting bagi distribusi minyak global. [].











