Menkopolkam Ungkap Indonesia Jadi Salah Satu Produsen Narkoba Dunia

Budi Gunawan menyatakan saat ini Indonesia tergolong dalam kondisi darurat narkoba.

Ilustrasi. Foto: Medcom.

Acehconnect.com | Banda Aceh. — Sangat mengagetkan berbagai kalangan, seorang Menteri di era Prabowo menyatakan secara terbuka posisi Indonesia dalam kasus narkoba. Hal ini menunjukkan era Prabowo, berbeda dengan era lain. Kerja kerja ternyata dimanfaatkan, Indonesia jadi lumbung persediaan narkoba.

Bukan hanya itu, Indonesia telah dijadikan sebagai kawasan industry narkoba. Hal ini seperti yang disampaikan salah seorang kepercayaan presiden, di masa sekarang masih dalam masa 100 hari kerja telah menunjukkan hasil yang signifikan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan menyatakan saat ini Indonesia tergolong dalam kondisi darurat narkoba. Sebab, katanya, Indonesia tak hanya menjadi konsumen narkoba, tetapi telah dijadikan sebagai target pasar peredaran narkoba.

“Bahkan menjadi salah satu produsen narkoba di dunia ini,” kata Budi Gunawan dalam konferensi pers capaian Desk Pemberantasan Narkoba di Mabes Polri, Jakarta, pada Kamis, 5 Desember 2024, dikutip dari Tempo.co oleh Aceh Connect.com  Jum’at (6/12).

Berdasarkan data pemerintah, jumlah pengguna narkoba sepanjang 2024 mencapai 3,3 juta orang. Pria yang akrab disapa BG ini menyebut, pengguna narkoba di Tanah Air didominasi oleh generasi muda. “Terutama remaja yang berusia 15 hingga 24 tahun,” ucapnya.

Eks Kepala Badan Intelijen Negara ini mengatakan bahwa peredaran narkoba juga semakin meluas. Peredaran narkoba, ucap BG, tak hanya menyasar kota-kota besar di Indonesia, melainkan juga menjangkau hingga ke daerah-daerah terpencil.

Dia mengatakan mendapat perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan tindakan tegas secara menyeluruh guna menghentikan jaringan narkoba di Indonesia sampai ke akarnya. BG mengatakan bahwa kementerian dan lembaga terkait di desk ini berkomitmen untuk memperkuat sinergi dan saling mendukung upaya pemberantasan narkoba. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *